Kazuki - Alfatih - Bukit Tinggi | Tokopedia: Belanja online aman dan nyaman dari Kazuki - Alfatih - stylish with animanga
Rabu, 13 Januari 2016
Senin, 12 Agustus 2013
Hari Raya
Di Negara kita
tercinta ini Hari Raya Idul Fitri selalu identik dengan cuti bersama, dimana
seluruh perusahaan dan instansi pemerintah memberikan cuti Lebaran kepada para
karyawannya. Cuti lebaran ini dimaksudkan untuk memberikan bagi para perantauan
untuk bisa pulang ke kampong halaman, merayakan hari kemenangan bersama seluruh
keluarga besar mereka. Walaupun kenyataannya tidak semua orang bisa pulang kampung
untuk merayakan lebaran. Tapi mereka masih bisa bersilaturrahmi dengan kerabat
lainnya.
Setelah
melaksanakan shalat Idul fitri biasanya dilanjutkan dengan acara bermaaf-maafan
dengan seluruh anggota keluarga, baru kemudian dilanjutkan dengan silaturrahmi
dengan karib kerabat yang ada di kampong halaman. Tradisi ini sudah berlangsung
sejak lama dan masih terus dipertahankan terutama di kampung-kampung seperti di
kampung saya.
Tapi
seiring berjalannya waktu, tradisi silaturrahmi ini mulai dikurangi, malahan
sudah hampir hilang dari permukaan. Tidak tahu kenapa dan apa penyebabnya
silaturrahmi sudah mulai kurang dan malahan hampir tidak kelihatan lagi. Sekarang
orang lebih banyak mengunjungi objek wisata dan pasar-pasar untuk menikmati
liburan Hari Raya bersama keluarga, bukan bersilaturrahmi dengan sanak saudara
di kampung.
Sebuah hal
yang aneh menurut pandangan saya, apalagi disebuah kampung yang rata-rata
masyarakatnya banyak yang merantau kenegeri orang. Yang seharusnya Hari Raya
menjadi ajang untuk mempererat tali silaturrahmi dengan sanak saudara dan karib
kerabat yang ada dikampung, dan yang sudah lama tidak kita kunjungi.
Seharusnya
Hari Raya menjadi hari dimana kita bisa saling mempererat tali silaturrahmi
dengan sanak saudara kita dikampung, terutama bagi kita yang sudah lama
berkelana dirantau orang. Selama satu taun lamanya kita merantau, tetulah kita
jarang bertemu dengan sanak saudara dan karib kerabat kita dikampung halama.
Bukan hanya
bagi saudara-saudara dirantau orang, bagi kita-kita yang masih menetap
dikampung, kita juga jarang bersilaturrahmi dengan sanak saudara dan karib
kerabat yang dekat dengan kita. Hari Raya Idul fitri adalah hari dimana kita
bisa bertemu dan erkumpul kembali dengan orang tua, saudara, dan karib kerabat
kita. Semoga di hari Raya berikutnya Allah masih mengizinkan kita bertemu
dengan sanak saudara kita. Amin.
Minggu, 20 Januari 2013
RANDOM STORY 3
Minggu pagi terasa begitu dingin, tidak seperti
biasanya walaupun matahari bersinar dengan cerahnya. Bahkan hangatnya pagi ini
tidak mampu menghatngatkan suasana hati yang sudah hampir membeku ini.
Aku tidak lagi dalam kondisi semangat melaksanakan
kegiatan apapun hari ini, aku tidak lagi ingin meninggalkan rumah, yang ingin
kulakukan hari ini hanya bermalas-malasan di rumah.
Alunan lagu “Everything I Do” Bryan Adam membuat ku
melamun cukup lama, bahkan aku baru sadar kalau ternyata dari tadi seseorang
sudah membunyikan bel rumah sekitar 5 menit yang lalu.
Dengan sedikit keterpaksaan aku memaksakan diri ini
berjalan untuk melihat siapa yang datang, padahal aku tidak membuat janji
dengan siapapun saat ini. Begitu aku melihat siapa yang berada di depan rumah,
aku hampir setengah tidak percaya melihatnya.
“ Selamat pagi” sapanya hangat “ maaf kalau
tiba-tiba aku datang tanpa memberi tahu terlebih dahulu, apakah kedatanganku
mengganggu ?” lanjutnya lagi.”Ah.. Pagi, mmmm... eee... ah tidak apa-apa, nggak
kok nggak ganggu sama sekali, lagian hari ini aku lagi memang tidak ada
kegiatan” jawabku, masih dengan rasa tidak percaya.
“Silahkan masuk dulu” ujarku, “ maaf masih agak
sedikit berantakan, belum sempat dibereskan” lanjutku sambil mempersilahkan dia
duduk di sofa depan.”Tidak apa-apa, emangnya tidak ada rencana keluar hari ini?
Bukankah hari ini hari yang indah untuk pergi keluar menikmati hari dengan seseorang?”
Seseorang? Siapa yang akan aku ajak jalan-jalan hari
ini? Setelah semua yang aku alami dan aku rasakan. Aku sekarang memang tidak
lagi ingin mengajak seseorang jalan di hari minggu ini.” Mmmm kebetulan tidak
ada yang mau jalan denganku ahri ini, jadi aku memutuskan untuk
bermalas-malasan asaja di rumah” jawabku seadanya. “ oh iya mau minum apa?”,
“
mmm, apa aja boleh” jawabnya singkat. “sebentar ya” akupun pergi ke dapur
melihat isi kulkas, beruntung persediaan jus yang aku buat barusan masih ada.”ngomong-ngomong
kamu sendiri tidak pergi dengan seseorang hari ini?” tanyaku dari dapur. “
tidak, tidak ada yang mengajak hingga saat ini.” Tidak ada ya pikirku.
“Silahkan diminum jusnya, maaf hanya ini yang ada!”
kataku. “ o iya ngomong-ngomong ada apa nih? Tumben pagi-pagi datang kesini?”
tiba-tiba saja pertanyaan itu kuucapkan begitu saja. “ tidak ada, aku juga
tidak tahu lagi ingin ngapain jadi hal pertama yang ingin aku lakukan hari ini
hanyalah datang menemuimu” jawabnya santai.
Hening sejenak, kami berdua sama-sama terdiam untuk
beberapa saat. “Bagaimana kalau hari ini kita pergi jalan-jalan menikmati hari”
ujarku begitu saja.”kalau kau tidak keberatan tentunya”, lanjutku. “Baiklah,
kurasa itu lebih baik daripada pergi sendiri atau tidak melakukan apa-apa di
hari yang cerah ini”jawabnya.
Kamis, 22 November 2012
RANDOM STORY 2
SETELAH SEKIAN LAMA
Alunan lagu First Love nya Utada Hikaru
membangunkan ku di pagi ini. Dengan kondisi setengah sadar aku mulai
mencari-cari HP yang semalam entah dimana kuletakkan, “aduh dimana HP sialan
itu “ gerutu ku sambil tangan masih meraba-raba sekitar tempat tidur.
Setelah berhasil menemukan HP, dengan mata setengah terpejam aku berusaha melihat lcd HP, dan disana tetulis nama seseorang yang sangat
ku kenal, seseorang yang sudah lama tidak kuhubungi, seseorang yang juga sudah
lama tiak menghubungiku, seseorang yang sudah lama meninggalkanku, dan sekarang
disaat aku hampir bisa melupakannya, dia dengan sendirinya malah menghubungiku,
ada apa gerangan ?
“Halo”sapaku, dengan suara ngigau ciri khas orang
yang baru bangun tidur.
“Hai, apa kabar, maaf kalau aku mengganggu pagimu”,
jawabnya, ah suara ini, suara yang sudah lama tidak kudengar, dan suara yang
teramat sangat ingin kudengar kembali, suara yang sudah lama kurindukan.
“Baik, bagaimana denganmu! Tidak apa kok, tidak
mengganggu sama sekali” jawab ku.
“Oh, hmm! Siang nanti kamu ada acara ??”. Kenapa
tiba-tiba dia menanyakan hal itu,”Tidak, hari ini aku tidak ada acara sama sekali.”
Jawabku sambil melihat agenda hari ini, yup siang nanti memang tidak ada
acara & janji dengan siapapun.
“Bisa kita ketemuan siang nanti, ada sesuatu yang
ingin aku sampaikan! Itupun kalau kamu tidak keberatan” katanya lagi. “Boleh,
dan tidak aku tidak keberatan sama sekali. Dimana?” balasku.
“Bagaimana kalau di tempat biasa, maksud saya di
tempat kita sering ketemuan dulu!” suaranya terdengar sedikit ragu-ragu.”oh
disana, tidak masalah lagian sudah lama aku tidak ketempat itu semenjak …!” aku
segera menghentikan ucapanku.
“Baiklah kutunggu jam 1 nanti siang, makasih ya!”
“Yup, tidak masalah, sampai ketemu nanti siang”jawabku.
“ya sampai ketemu nanti siang!”
Dan komunikasi singkat kami berakhir. Nanti siang,
dia mengajak untuk ketemuan nanti siang, setelah sekian lama. Ada apa? Kenapa sekarang?
Setelah sekian lama kami tidak saling mengubungi?. Aku tidak tahu, yang penting
sekarang aku harus siap-siap untuk nanti siang. Akhirnya aku bisa bertemu
kembali dengannya.
Rabu, 21 November 2012
Random Story 1
THAT SMILE !!
Setelah sekian lama bersama saya baru satu kali
menyatakan perasaan ini padanya. Benar, perasaan yang saya rasakan ketika
pertama kali kami bertemu. Entahlah tiba-tiba saja saya sulit
melupakan wajahnya, hari ketika pertama kali kami bertemu, dan hari
dimana aku mulai jatuh cinta pada nya, dan semua itu berawal dari sebuah
senyuman.
Jujur itu bukan pertama kalinya saya melihat wanita
tersenyum apalagi wanita cantik, tapi harus saya akui senyuman yang saya lihat hari
itu sangat beda, senyuman itulah yang membuat saya kesulitan selama ini. Kenapa
tidak? Senyuman itu telah membuat saya tersihir dan terhipnotis. Ya, hanya
seorang wanita biasa yang pada saat itu belum saya kenal, wanita yang nantinya
akan memberi pengaruh dan perubahan besar dalam hidup saya yang sederhana ini.
Dan waktupun berlalu setelah sekian lama kami
berteman, bahkan saya sempat mengutarakan perasaan saya kepadanya. Hingga saat
ini kami masih tetap berhubungan satu sama lain seperti layaknya orang berteman
pada umunya, seolah melupakan kejadian dimana saya mengutarakan isi hati ini
kepadanya.
Saya tidak tahu apakah selama ini dia menyadarinya
atau tidak, bahwa hingga saat ini saya terus menunggu dan insyaAllah akan terus
menunggu akan sebuah jawaban yang saya sendiri juga tidak tahu, apakah jawaban
itu akan dating atau tidak, dan saya juga tidak tahu sampai kapankah hati ini
sanggup menunggu.
Kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya,
apakah kisah yang saya mulai ini akan memiliki akhir bahagia atau sebaliknya,
tidak akan pernah ada yang bisa mengetahuinya. Tapi sekarang yng terpenting
adalah saya bisa melihat dia tersenyum, dan senyuman itu adalah semangat baru
saya.
Kamis, 08 November 2012
TERIMA KASIH
Kadang
aku ingin rehat sejenak dari semua kesibukan ini, otakku mulai malas untuk
berpikir, yang kubutuhkan hanyalah istirahat. Tentunya itu bukanlah hal yang
mudah, kesibukan ini semakin hari semakin bertambah, ditambah lagi dengan
gejala insomnia yang tidak kunjung hilang, alhasil tubuh ini mulai
melemah. Aku harus istirahat.
Malam
ini badan ku terasa lelah sekali, dan akhirnya insomnia ku mulai hilang dan
akhirnya mata ini siap untuk dipejamkan. Baru saja tubuh ini berbaring
tiba-tiba alunan lagu first love nya Utada Hikaru membuatku harus
bangkit dari posisi yang enak ini. Siapa yang menelpon? Fikirku. Aku sedikit
kaget melihat nama yang tertera di LCD hp, dia
“Halo!”
“Hai, selamat malam!” sahut suara diseberang sana
“Hai, selamat malam!” sahut suara diseberang sana
“malam, apa kabar?”
terucap begitu saja.
“baik, kamu? Sudah lama
ya ??”kembali suara itu membuatku seperti kembali ke masa lalu, ya sudah lama
semenjak kejadian itu dia tidak lagi menghubungiku.
“ya sudah sekian lama,
waktu yang cukup lama rasanya” jawabku
“ya sudah sekian lama
aku tidak mendengar suaramu” apa ini, kenapa dia berkata demikian, ada apa ?
setelah sekian lama cukup lama malahan, tapi akau masih ingat semuanya, semua yang
terjadi 3 tahun silam, yang terjadi saat hati ini hancur, butuh waktu 3 tahun
untuk kembali membangunnya, 3 tahun tapi aku masih tetap tidak bisa
melupakannya.
“hmm, sama aku sudah
lama ingin mendengar suaramu, 3 tahun bukan waktu yang singkat bukan ?”
“benar, apakah kau
masih marah karena itu ?”
“kalau aku masih marah,
aku tidak akan mengenali suaramu, lagi pula itu sudah lama bukan, dan banyak
hal yang sudah terjadi” benar 3 tahun waktu yang luar biasa untuk terus
mengingatnya
“iya betul, banyak hal
yg telah terjadi, dan banyak hal yang sudah berubah”dia terdiam sejenak.
“terima kasih, terima
kasih karena telah mencintai ku”ucap nya.
“sama-sama, terima
kasih juga karena telah mengizinkan aku mencintaimu selama ini!” aku hanya bisa
tersenyum, perasaan ini campur aduk. Senyum hanya itu yang aku bisa, dari dulu
hingga sekarang.
Untuk
beberapa saat kami terdiam, tidak tahu lagi apa yang harus dibicarakan. Malam ini
terasa lebih sejuk dari biasanya, setelah 3 tahun lamanya, aku kembali
merasakan kesejukan udara malam.
Rabu, 31 Oktober 2012
Menuju Masa Depan
Menuju
Masa Depan, Jalan Menuju Matahari
Jika
kau menyakiti seseorang,
Atau
saat ada seseorang yang menyakitimu,
Keduanya
tetaplah akan menumpahkan darah merah,
Hampir
tak terlihat perbedaanya,
Karena
itu merupakan sebuah jalan yang sangat sempit namun merupakan satu-satunya
jalan,
Sebuah
prasangka yang membuat orang takut satu sama lain,
Dan
darah menjadi suatu permusuhan,
Itu
terjadi dengan mudahnya,
Ini
adalah jalan yang benar-benar menunjukkan,
Arah
menuju matahari sejati,
Dan
bukan hanya menjadi harapan kosong.
sumber : "dikutip dari anime one piece episode 568"
Senin, 29 Oktober 2012
Izinkan Aku Mencintaimu
Alunan lagu Michi
dari Aluto masih setia menemani lamunan ku di pagi ini. Lagu ini benar-benar
membuat ku tenang disaat seperti ini, saat dimana hati ini hampir hancur
berkeping-keping. Benar, hati ini hampir hancur setelah mengetahui kalau dia
ternyata masih mencintai pria yang dulu peRnah mengisi relung hatinya.
Aku tidak tahu apa
lagi yang harus kulakukan ketika mengetahui semua itu. Setelah sekian lama
ternyata dia masih menyimpan rasa itu, dia masih belum melupakannya. Bahkan
disaat dia mengetahui kalau pria itu akan memulai hidup baru dengan wanita
lain, dia masih merasakan sedih, Kenapa? Lagipula kenapa aku seperti ini,
haruskah aku seperti ini?
Kadang aku mulai
berfikir, apakah semua yang aku lakukan selama ini sia-sia. Semua hal yang
kulakukan supaya dia bisa melupakan cinta di masa lalu nya. Haruskah aku
memintanya untuk melupakan semua itu, melupakan masa lalunya. Haruskah aku katakana
padanya bahwa sekarang aku ada, aku ada untuk menghapus cinta lamanya, haruskah
aku katakana padanya bahwa aku mencintainya semenjak petamakali kami bertemu? Haruskah
demikian.
Sekarang aku baru
tahu sakitnya patah hati, aku baru tahu sakitnya cinta. Mungkin ini semua
kurasakan karena hanya dia yang bisa mengisi hatiku, karena hanya dia yang
selama ini sulit untuk dilupakan. Bahkan disaat akau hampir melupakannya, dia
kembali hadir dengan seulas senyuman yang membuatku mampu melupakan cinta yang
pernah aku rasakan dimasa lalu. Dia membuat ku ingin hidup lebih lama lagi, dia
membuat ku ingin meraih masa depanku lebih tinggi lagi.
“Aku hanya ingin kamu melupakan cinta lamamu dan menggantinya
dengan cinta yang aku berikan, apakah itu terlalu sulit untuk kamu lakukan ?”
Sabtu, 18 Agustus 2012
Ramadhan Story (The Last Day) Chapter 2 end.
HARI
TERAKHIR
Sekarang
Ramadhan sudah mencapai hari ke-30 (bagi yg mengawali Ramadhan tangal 20 Juli
2012) dan hari ke-29 (bagi yg mengawali Ramadhan tangal 21 Juli 2012).
Bagi
warga Muhammadiyah dan sebagian masyarakat negeri ini akan merayakan hari Raya
Idul Fitri esok hari. Sedangkan warga NU dan masyarakat Indonesia lainnya masih
akan menunggu hasil sidang isbat dari pemerintah yang akan menentukan tanggal 1
Syawal. Semoga lebaran kali ini kita bisa melaksanakannya secara bersama-sama,
seandainya masih ada yang berbeda mari kita saling harga menghargai satu sama
lain.
Seiring
dengan itu, kesibukan menyambut hari kemenanganpun makin terlihat. Jalananpun
sudah mulai mengalami kemacetan arus kendaraan. Pasar-pasarpun semakin ramai,
mulai dari toko pakaian, sepatu/sandal, sampai toko-toko yang menjual berbagai
macam kue lebaran.
Hari
terakhir berpuasa identik dengan takbiran kemenangan. Gema takbir hari raya
sudah mulai terdengar di setiap sudut kota
terutama para penjual kaset/cd. Bahkan tidak jarang di setiasp kendaraan
termasuk kendaraan umum, juga terdengar gema takbir.
Banyak
hal yang dilakukan masyarakat pada saat malam takbiran, mulai dari takbiran
bersama di mesjid-mesjid dan mushalla-mushalla, pawai keliling kampung/kota, bahkan
ada yang merayakannya dengan menyalakan kembang api.
Tidak
untuk para ibu-ibu, mereka menyambut malam takbiran dengan kesibukan di dapur.
Benar, para ibu sibuk mempersiapkan tetek-bengek untuk menyambut hari raya esok
hari. Mulai dari mempersiapkan kue-kue lebaran, lauk pauk, ketupat lebaran,
sambai beres-beres rumah untuk menyambut tamu di hari raya esok hari.
Mari
sambut hari kemenangan dengan saling berma’afan dan bersilaturrahmi dengan
sanak saudara untuk mempererat ukhwah diantara kita bersama. Semoga kita bisa
bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun berikutnya. Amin Ya Rabbal’alamin.
Sabtu, 04 Agustus 2012
Ramadhan Story (in memories) Chapter 1
BUKU
AGENDA RAMADHAN
Setiap
bulan Ramadhan bagi para pelajar mulai dari pelajar tingkat SD sampai tingkat
SLTA, merupakan bulan untuk mencatat ceramah agama. Setiap tahunnya pihak
sekolah akan memberikan tugas kepada siswanya untuk mencatat ceramah agama selama
bulan Ramadhan, yang nantinya catatan ini akan dikumpulkan kembali ketika awal
sekolah setelah libur lebaran.
Ternyata
kegiatan mencatat ceramah agama oleh siswa sekolah seperti sekarang ini, sudah
lama diberlakukan. Menurut Ayah saya dulu beliau juga pernah melakukan kegiatan
serupa saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kalau tidak
salah sekitar tahun 70-an. Pada saat itu masih untuk Kota Madya Bukittinggi,
sedangkan untuk daerah sekitaran Bukittinggi masih belum diberlakukan.
Mencatat
ceramah agama pada bulan Ramadhan setiap malamnya, mengingatkan saya akan kisah
saya dulu, ketika saya juga mendapat kewajiban mencatat ceramah agama di bulan
Ramadhan. Mendekati bulan Ramadhan saya dan teman-teman mulai “berburu” agenda
Ramadhan ke toko buku-toko buku terdekat, dan pada saat itu pulalah buku agenda
Ramadhan merupakan barang yang paling dicari dan paling laris saat itu atau
lebih tepatnya saat mendekati bulan Ramadhan.
Pada
malam Ramadhan tepatnya pada saat ustadz memulai ceramah agamanya, saya dan
teman-teman mulai sibuk menyiapkan diri untuk mencatat. Biasa kami akan duduk
tepat di depan meja tempat ustadz menyampaikan ceramah agamnya. Disanalah kami
akan nongkrong bareng sambil mencatat isi dari ceramah yang disampaikan oleh
sang ustadz.
Sebenarnya
tidak semua kami yang mencatat ceramah agam tersebut, hanya beberapa saja yang
pada dasarnya memang rajin mencatat. Sedangkan selebihnya hanya mencatat
sebatas judul saja, mereka akan sibuk menyalin atau mencatat ulang dari catatan
teman mereka pada saat orang sudah shalat tarawih.
Setelah
shlat tarawih dan witir maka kami pun akan berebutan menemui ustadz yang
berceramah untuk meminta beliau memberikan tanda tanganbeliau di buku agenda
ramadhan kami.
Sampai
saat sekarang ini kegiatan semacam itu masih berlaku, bahkan saya perhatikan tingkah
polah para siswa-siswa sekarang tidak jauh bebeda dengan saya dan teman-teman
saya dulu.
Agenda
Ramadhan sebenarnya mengajar para siswa untuk rajin beribadah, baik ibadah
wajib seperti shalat 5 waktu dan puasa maupun ibadah sunat seperti shalat
tarawih. Karena didalam agenda ramadhan itu juga terdapat kolom untuk mengisi
ibadah harian, mulai dari puasa, shalat 5 waktu, tadarus, tarawih, bahkan infaq
dan sadakah juga ada.
Itulah
sepenggal kisah dibulan Ramadhan yang mengingatkan saya akan kenangan dan
perilaku-perilaku konyol saya semasa kecil dulu di bulan Ramadhan.
Rabu, 23 November 2011
My Pet
Ini adalah foto-foto kucing peliharaan saya dulu (sekarang mereka dah mati, dah ada yg menggantikan), tingkah laku mereka yang aneh dan cara tidur mereka juga lucu-lucu.
bahkan ada yg akrab dengan anjing peliharaan saya.....
Telentang
Bercanda dengan mak...
Lagi...telentang
3 in 1
Gaya sarden kaleng
apa liat2..???
gaya baru....
dalam ember...xixixixixi
hiding....
peace bro....
indahnya perdamaian....
Langganan:
Postingan (Atom)














